Sebuah Truk Fuso Menabrak Pagar Sekolah Dasar Negeri 3 di Bandar Lampung

Jalanan Indonesia sepertinya masih jauh dari kata bebas kecelakaan. Banyak kecelakaan terjadi akibat kelalaian supir, kondisi jalan yang tidak baik, maupun faktor lainnya. Hal tersebut mengakibatkan kenaikan jumlah korban kecelakaan setiap tahunnya. Tentu kondisi seperti menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang banyak terjadi kecelakaan setiap tahunnya.

Seperti kecelakaan yang terjadi di sebuah jalan di Bandar Lampung. Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang diakibatkan oleh sebuah truk menabrak pagar sekolah di Bandar Lampung. Truk fuso yang bermuatan makanan ringan tersebut menabrak pagar Sekolah Dasar Negeri 3 yang berada di Jalan Campang Raya, Bandar Lampung.

Kejadian penabrakan pagar sekolah itu terjadi pada tanggal 10 Oktober lalu saat sekitar pukul 03.00 WIB dinihari. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, tentu kecelakaan tersebut membuat beberapa orang di antaranya mengalami luka-luka ringan.

1 Dari 6 Orang Korban Mengalami Luka di Bagian Kepala

Dalam kecelakaan tersebut ada 6 orang di dalamnya yang di antaranya 4 orang pria dan 2 orang wanita. Pihak kepolisian yang menangani kecelakaan tersebut telah memastikan kalau dalam kecelakaan truk itu tidak ada korban jiwa. Namun, ternyata dari 6 orang korban tersebut, hanya 1 yang mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala.

Supir yang mengalami luka di kepala itu langsung dibawa oleh warga setempat ke Rumah Sakit Urip Sumuharjo. Sedangkan kelima orang lainnya, setelah memberikan keterangan sementara, mereka semua diizinkan pulang ke rumah masing-masing lantaran tidak ada luka apapun pada mereka.

Kesaksian Warga Melihat Truk Fuso Ugal-ugalan

Kepolisian setempat menduga kejadian kecelakaan truk fuso itu akibat dari supir yang sedang mabuk karena meminum minuman keras sebelum berkendara. Di tambah lagi dari salah seorang saksi mata yang bernama Sujono mengatakan, sebelum truk fuso menabrak pagar Sekolah Dasar Negeri 3, truk itu melaju secara ugal-ugalan dari arah Sutami yang menuju ke Sukabumi.

Sujono menambahkan 6 orang yang ada di dalam truk, di antaranya 4 pria dan 2 wanita yang memakai pakaian minim. Kemudian, ada kesaksian lagi dari seorang pemilik warung yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian, Supartia mengatakan, truk fuso yang melaju dari arah Sutami sudah terlihat ugal-ugalan dari jauh.

 

Tidak lama itu, truk itu tiba-tiba menabrak pagar sekolah yang membuat posisi truknya berputar arah dan akhirnya terguling menabrak pohon kelapa, pohon bambu, serta pohon rambutan yang ada di sebelah sekolah. Supartia juga menjelaskan saat truk terguling, orang-orang sempat menyangka truk fuso tersebut sedang membawa gas elpiji karena suaranya yang sangat berisik.

Namun setelah diperiksa, truknya hanya membawa muatan makanan ringan. Seorang saksi mata lagi, Desy mengatakan saat supir dan rekan-rekannya sedang berusaha keluar dari truknya yang terguling, suaminya cepat-cepat membantunya dan melihat kernetnya mengalami shock saat kejadian.

Lalu, seorang warga dan kernet truk membawa supir truk ke rumah sakit dengan menggunakan motor untuk perawatan lebih lanjut karena terdapat luka di kepalanya. Sedangkan yang lainnya diamankan sampai polisi setempat datang.

Penangan Kepolisian Setempat Terhadap Kecelakaan Truk Fuso

Saat itu, petugas kepolisian dari Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung mengatakan kasus kecelakaan tersebut tidak akan ditangani oleh pihak polisi secara lebih lanjut. Pihak dari truk fuso juga menegaskan tidak ingin kecelakaannya ditangani oleh kepolisian, karena dianggap hanya akan menjadi kerugian materil saja, selain itu tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan truknya.

Dengan kata lain, pihak truk tersebut telah bersedia untuk mengganti rugi kerusakan pagar sekolah dan beberapa kerusakan lainnya.

Spread the love